Adhe

Sabtu, 12 Februari 2011

Kali Putih Meluap Lagi, Jalur Yogya - Magelang Terputus

Kali Putih Meluap Lagi, Jalur Yogya - Magelang Terputus Kali Putih meluap lagi. Jalur Yogyakarta-Magelang terpaksa ditutup kembali. Jelang malam Tahun Baru IMLEK kemarin, Rabu (2/2/2011), sebanyak 20 personil PMI Kabupaten Sleman, dikerahkan untuk siaga dan membantu evakuasi warga Dusun Sirahan, menembus jalan berlumpur yang sulit dilalui kendaraan.

Pantauan visual kondisi awal telah dikabarkan melalui jalur radio komunikasi dari POSKO Markas PMI Kabupaten Sleman. “Kawasan puncak Merapi memang terlihat tertutup mendung  tebal sejak Rabu sore hari. Segera, PMI Kabupaten Sleman siagakan 20 personil Satgana (Satuan Penangangan Bencana) untuk terus memantau perkembangan aliran lahar dingin dari gunung Merapi,” tutur Talchah Hamied, Staf Humas PMI DI Yogyakarta, Rabu malam (2/2/2011).

Posko pemantauan PMI di hulu Kali Putih melaporkan bahwa sejak Rabu sore, hujan mengguyur kawasan puncak Merapi. Menjelang malam bukan hanya kawasan puncak Merapi yang diguyur hujan lebat, tetapi juga hampir seluruh wilayah Kabupaten Sleman dan sebagian wilayah Kabupaten Magelang.

“Hampir semua sungai yang berhulu di puncak Merapi mengalami peningkatan volume sejak pukul 16.00 WIB. Terutama Kali Boyong, Kali Gendol, Opak, dan Putih. Satu jam setengah kemudian, pihak berwajib mulai menutup jalur Yogyakarta - Magelang karena Kali Putih kembali meluap dan membawa banyak material vulkanik,” ucap Jumari, salah satu relawan PMI Kabupaten Sleman yang terus memantau perkembangan aliran lahar dingin Merapi di Posko Pemantauan PMI melalui radio komunikasi, Rabu sore (2/2/2011).

Menjelang malam, ada 10 personil PMI Kabupaten Sleman diberangkatkan menuju Jumoyo dengan menggunakan satu unit kendaraan operasional PMI berupa mobil bak terbuka dan satu unit truk. Tim ini diberangkatkan secepatnya setelah warga Dusun Sirahan, Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang melaporkan kebutuhan bantuan kepada PMI untuk evakuasi warga jika ketinggian air terus meningkat.

Selain siaga untuk mengevakuasi warga dusun Sirahan, PMI Kabupaten Sleman juga terlibat dalam pengamanan akses jalan Yogyakarta – Magelang. PMI membantu warga membuang materail vulkanik berupa batu-batu besar yang menghalangi jalur jalan. Mendukung operasi ini, PMI mengirimkan satu unit lampu sorot dan satu unit mesin generator.

Andi, salah satu pemuda yang menjadi relawan lokal di Jumoyo, menyampaikan bahwa alat penerangan  yang dikirimkan PMI, sangat berguna. Mengingat proses pembersihan material dari badan jalan sebelumnya hanya mengandalkan sinar lampu dari alat berat yang digunakan (bego). “Dengan adanya lampu sorot dari PMI dengan cahaya yang sangat terang ini, proses pemindahan material bisa lebih cepat,” aku Andi.*


(Dok. Foto dari PMI Kabupaten Sleman)

0 komentar

Posting Komentar

Selamat datang di web blog "UNIT PMR SMA BK 2 BOYOLALI".